ALUR KERJA CATERING

PENYIMPANAN BAHAN BAKU

Bahan baku yang sudah dipilih dengan seleksi yang ketat kemudian disimpan di tempat penyimpanan yang sesuai, dengan pengaturan menurut karakter masing-masing bahan. Bahan-bahan tertentu yang membutuhkan penyimpanan dengan suhu rendah, seperti ikan, daging, olahan daging dan sebagainya ditempatkan di freezer atau lemari pendingin, untuk menunggu proses selanjutnya.

PROSES PERACIKAN

Bahan baku yang siap diolah terlebih dahulu dibersihkan dan diambil bagian-bagian yang dibutuhkan. Selanjutnya, bahan baku yang sudah benar-benar bersih akan dibuat berukuran tertentu dengan proses pemotongan, kemudian diracik sesuai dengan kebutuhan masing-masing olahan menu.

PROSES PENGOLAHAN

Bahan baku yang sudah diracik kemudian langsung diolah atau dimasak sesuai dengan menu yang sudah ditentukan, menurut resep yang diawasi langsung oleh kepala juru masak. Proses pengolahan makanan harus benar-benar sesuai prosedur standar dan terkendali untuk menjaga kualitas cita rasa, higienitas dan kesegaran hasil olahan makanan.

PROSES PENGEMASAN dan DISTRIBUSI

Hasil olahan makanan kemudian dikemas dalam wadah-wadah tertutup yang sudah dipastikan dalam kondisi bersih dan aman, agar tetap higien dan terjaga keutuhannya, baik selama proses pengiriman sampai saat disajikan di tempat tujuan. Setelah melalui pemeriksaan akhir, makanan siap diberangkatkan sesuai dengan jadwal pengiriman yang telah diatur agar makanan sampai di tujuan dalam kondisi baik, tetap segar dan disajikan tepat waktu.

PROSES PENYAJIAN dan PELAYANAN

Makanan dan minuman yang telah sampai di lokasi - biasanya ruang makan (misalnya kantin perusahaan), atau dining room dalam gedung, maupun lokasi lain yang disiapkan untuk kegiatan jamuan makan - semuanya disusun, diatur dan disajikan sesuai dengan kebutuhan. Untuk kebutuhan resepsi atau acara jamuan khusus, penataannya diatur agar diupayakan menyatu dengan tema atau bagian dari dekorasi ruangan. Sedangkan untuk jadwal makan dan minum karyawan perusahaan, semua disiapkan menurut peraturan makan minum di perusahaan tersebut. Keseluruhan pelayanan tersebut dikoordinir oleh petugas, dengan dibantu crew pramusaji dan operasional lapangan.